Berminat pasang iklan di sini? Oke. Klik di sini sekarang!

Sikap Baghyu: Mengafirkan Ulama Kaum Muslimin

Oleh Abu Muhammad Al Mishri Abu Muslim Al Mishri Abu Yaqub Al Maqdisi

Karena itu kami mengingkari dengan pengingkaran yang sangat kepada siapa yang bersikap baghyu (melampaui batas) sehingga mengafirkan para ulama seperti Ibnu Qudamah Al Maqdisi, An Nawawi, Ibnu Hajar Al ‘Asqalani, dan lain sebagainya rahimahumullah yang mereka memiliki andil besar terhadap Islam dalam menyebarkan ilmu dan menolong syariat, bahkan kami akan menjaga kedudukan mereka dan mendoakan rahmat untuk mereka serta menguzur apa yang tampak dari kekeliruan dan ketergelinciran mereka.

Asy Sya’bi rahimahullah, salah satu imam dari kalangan tabiin berkata, “Semua umat, ulama mereka adalah yang paling buruk dari mereka, kecuali umat Islam, karena sesungguhnya ulama-ulama mereka adalah yang terbaik dari mereka.”

Dan berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah, “Melawan takfir terhadap ulama kaum muslimin meski mereka berbuat keliru adalah termasuk tujuan syariah yang paling berhak.”

Dan berkata Syaikh ‘Abdullah ibn Imamul Mujaddid Muhammad ibn ‘Abdul Wahhab rahimahullah, “Dan begitu juga kami tidak berpendapat kafirnya siapa yang benar agamanya, terkenal kesalehannya, diketahui sikap warak dan zuhudnya, dan bagus sirahnya, dan nasihatnya sampai kepada umat, mencurahkan jiwanya untuk mengajarkan ilmu yang bermanfaat, dan membuat karya tulis tentangnya, meski mereka keliru dalam masalah ini atau selainnya.”


Dan di antara siapa yang kami puji dan kami jaga haknya atas kami adalah para pejabat negara Islam dari Imamul Isytisyhadiyyun Abu Mush’ab Az Zarqawi yang berterus terang dengan kebenaran dan tauhid dan yang memerangi pelaku syirik dan tandid (pembuat tandingan-tandingan bagi Allah), dilanjutkan oleh Syaikh Mujahid Abu ‘Umar Al Baghdadi, pemilik akidah yang kuat dan sikap yang tegas, dan menterinya Syaikh Mujahid Abu Hamzah Al Muhajir, pemilik dan penulis karya-karya yang bermanfaat, dan Syaikh Mujahid Abu Muhammad Al 'Adnani, penyumbat orang-orang sesat dan pemecah garis batas orang-orang kafir, dan alim Rabbani Abu ‘Ali Al Anbari, dan selain dari mereka dari para pejabat negara ini yang telah meninggal di jalan Allah (kami anggap mereka seperti itu dan hanya Allah yang tahu hisab mereka dan kami tidak menganggap seorang pun suci di hadapan Allah).

Penulis: Abu Muhammad Al Mishri, Abu Muslim Al Mishri, Abu Ya'qub Al Maqdisi
Penerjemah: Selotip
Editor: Muhammad Ibn Yusuf Al 'Umari