بسم الله الرحمن الرحيم
Oleh Usamah Bin Muhammad Bin Awwad Bin Ladin

Segala puji bagi Allah kemudian Segala puji bagi Allah . Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hambanya ayatus saif (ayat pedang) untuk membenarkan kebenaran dan membatilkan kebatilan. Kemudian segala puji bagi Allah yang telah berfirman: Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." At-Taubah: 5) Dan segala puji bagi Allah yang telah berfirman: Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman," (At-taubah: 14)

Dan sholawat serta salam semoga terlimpahkan kepada nabi kita Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam yang telah bersabda: "Aku diutus menjelang hari qiyamat dengan pedang sampai Allah diibadahi sendirian dan tidak ada sekutu bagiNya. Dan dijadikan rizkiku dibawah naungan tombakku dan dijadikan kehinaan untuk orang yang menyelisihi perintahku. Dan barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka . (H.R. Imam Ahmad)[1] dan yang juga bersabda: "Keluarkanlah orang-orang musyrik dari jazirah Arab." (Muttafaq Alaih).[2] Amma ba'du:

PERJANJIAN SEIK BEQO

Pada saat darah orang-orang Islam mengalir dan ditumpahkan, di Palestina, Chechnya, Philipina, Kasymir dan Sudan, dan anak-anak kita mati lantaran embargo Amerika di Irak. Dan ketika luka-luka kita belum sembuh, sejak serangan-serangan salib terhadap dunia Islam pada kurun yang lalu, dan yang merupakan hasil dari kesepakatan Saiks-Beko[3] antara Inggris dan Prancis, yang menyebabkan dunia Islam terbagi-bagi menjadi potongan-potongan, sedangkan para kakitangan salib masih berkuasa di dalamnya sampai hari ini, tiba-tiba keadaan yang serupa menghadang kita dengan kesepakatan Saiks-Beko, yaitu kesepakatan Bush-Blair, akan tetapi kesepakatan itu di bawah bendera yang sama dan dengan tujuan yang sama. Benderanya adalah bendera salib dan tujuannya adalah merampas dan menghancurkan umat nabi kita shollAllah u 'alaihi wasallam yang dicintai. Sesungguhnya kesepakatan bush-blair mengaku ingin menghancurkan teroris namun hal itu hampir-hampir orang awampun tahu bahwa kesepakatan itu ingin menghancurkan Islam,[4] namun demikian para pemimpin negeri Mantiqoh tetap saja mengumumkan dukungan mereka melalui ceramah-ceramah dan makalah-makalah terhadap bush di dalam memerangi teroris, yaitu memerangi Islam dan kaum muslimin dengfan pengkhianatan yang jelas terhadap Islam dan umatnya[5] dengan bersandar restu dari para ulama' pemerintah[6] dan menteri-menterinya. Dan yang juga sudah tidak samara lagi bahwasanya persiapan yang sedang dilakuakan untuk menyerang irak hanyalah merupakan salah satu episode dari tahapan-tahapan persiapan penyerangan terhadap negeri-negeri Al-Manthiqoh yang mencakup Suria, Iran, Mesir dan Sudan. Hanya saja pembagian negeri haromain lebih mereka konsentrasikan dalam perencanaan mereka. Dan juga perlu diketahui bahwanya hal itu merupakan tujuan strategis yang sudah lama semenjak mereka mengalihkan dukungan mereka dari ingris ke amerika serikat sejak enam dasa warsa yang lalu. Dan amerika telah mencoba pada tiga puluhan tahun yang lalu untuk merealisasikan tujuannya setelah peperangan pada tanggal 10 romadlon, [7] ketika presiden mereka nikson menantang di hadapan para pemimpin mereka untuk menyerang negeri haromain, namun ketika itu usahanya gagal atas karunia Allah . Akan tetapi bersamaan dengan dimualinya perang teluk kedua amerika membuat kamp-kamp militer yang penting dan membahayakan, yang tersebar di seluruh negeri haromain khususnya dekat ibu kota dan bagi mereka tinggal pembagian saja. Dan pada hari ini menurut mereka waktu pembagian itu telah tiba. Maka hanya kepada Allah saja kita memasrahkan segala urusan dan Allah adalah sebaik-baik tempat bersandar.

TARGET AMERIKA DALAM MEMBAGI MANTIQOH

Ringkasnya; bahwa target amerika untuk membagi-bagi negeri-negeri al-manthiqoh secara umum dan negeri-negeri haromain secara khusus bukanlah sesuatu yang spontanitas, akan tetapi ini merupakan tujuan strategi yang tidak akan hilang dari pandangan pilotik amerika.

Lalu apakah yang dipersiapkan oleh pemerintah-pemerintah al-manthiqoh di dalam menghadapi target strategi penyerangan ini?

Tidak ada yang bisa disebutkan kecuali hanya semakin menambah dukungan mereka terhadap orang-orang salib, lebih dari itu para mentri luar negeri arab telah bersepakat untuk memerangi mujahidin dan menekan terhadap para da'i dan ulama' yang benar yang berusaha untuk menyadarkan umat dan membangunkannya agar mereka mempertahankan dirinya.

MENDIRIKAN ISRAEL RAYA

Dan sesungguhnya diantara tujuan terpenting dari serangan salibis baru ini adalah mempersiapkan kondisi almantiqoh dibagi-bagi untuk mendirikan negara isra'il raya, yang mencakup sebagian besar irak dan mesir melewati Suria, Lebanon, yordan, seluruh daerah palestina dan sebagian besar dari negeri haromain.

Dan apakah sesungguhnya israil raya itu? [8] Dan bencana apa yang akan menimpa negeri-negeri manthiqoh ? sesungguhnya apa yang dialami keluarga kita di palestina adalah merupakan sebuah contoh yang akan mereka ulangi di seluruh negeri manthiqoh melalui tangan "zionis-amerika"; pembunuhan terhadap laki-laki, perempuan dan anak-anak, pemenjaraan, teror, penghancuran rumah, pemusnahan pekebunan, meluluh lantakkan pabrik-pabrik sedangkan semua rang dalam keadaan kekhawatiran yang terus-menerus dan ketakutan yang mencekam yang menunggu kematian setiap saat dari rudal atau roket, yang menghancurkan rumah, membunuh perempuan dan mengubur bayi hidup-hidup, lalu apa yang akan kita katakana pada Robb kita besok?

Sesungguhnya apa yang terjadi di sana tidaklah mampu ditanggung oleh laki-laki yang perkasa sekalipun, lalu bagaimana dengan ibu-ibu yang lemah, mereka melihat anak-anak mereka dibunuh di depan mereka?

Sesungguhnya kita adalah milik Allah dan kepadanyalah kita kembali, dan hanya kepada Allah lah kita pasrahkan segala urusan kita, dan Dialah sebaik-baik tempat bersandar. Ya Allah aku berlepas diri dari perbuatan mereka yaitu yahudi dan nasrani serta para pemerintah yang berkhianat dan siapa saja yang sama hukumnya dengan mereka. Dan aku berudzur dari perbuatan mereka yang berpangku tangan dari membela agama.

Dan sesungguhnya berdirinya negara israil raya tercapai jika seluruh negara manthiqoh tunduk kepadanya. Dan siapakah sebenarnya yahudi itu. Merekalah yahudi, yang mengada-adakan tuduhan kepada sang pencipta, lalu bagaimana kalau terhadap makhluk? Mereka yahudi, para pembunuh nabi dan para pengingkar janji, Allah berfirman tentang mereka:
" Patutkah (mereka ingkar kepada ayat-ayat Allah), dan setiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebahagian besar dari mereka tidak beriman." (Al-Baqoroh: 100)

Sesungguhnya mereka itu yahudi para pemimpin riba dan imamnya kekejian, mereka tidak akan menyisakan sedikitpun untuk kalian, baik dunia maupun agama. Allah berfirman tentang mereka:

Ataukah ada bagi mereka bahagian dari kerajaan (kekuasaan)? Kendatipun ada, mereka tidak akan memberikan sedikitpun kepada manusia," (an-nisa': 53) sesungguhnya mereka yahudi yang mempunyai keyakinan bahwa seluruh manusia itu adalah budak mereka, dan barang siapa menolak maka hukumannya adalah dibunuh, Allah berfirman tentang mereka: " Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: "Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui." (Ali Imron: 75) Inilah sebagian dari sifat-sifat orang yahudi, maka wapadalah terhadap mereka. Dan inilah sekilas dari program yahudi maka lawanlah!

Catatan Kaki:
[1] Ibnu rojab mengatakan: "Artinya bahwa Allah mengutus beliau untuk menyeru kepada tauhid dengan pedang setelah mengajakku dengan hujjah, maka barang siapa yang tidak menyambut seruannya kepada tauhid dengan menggunakan al-qur'an, hujjah dan keterangan maka ia di ajak dengan menggunakan pedang. (Al-hukmul jadiiroh bil idzaa'ah min qoulinnabi shlollAllah u 'alaihi wasallam bu'itstu bissaifi baina yadais sa'ah)

[2] Syaikh Bakar Abu Zaid mengatakan:" Batas Jazirah arab baratnya adalah laut Qolzum, dan al qolzum itu adalah nama sebuah kota yang berada di ujung utara laut itu, laut itu terkenal dengan nama laut merah, dan sebelah selatan laut arab, dan juga disebut laut yaman, dan sebelah timur teluk basra (teluk arab), tiga laut ini yang disepakati oleh para para muhaditsin, fuqoha', ahli sejarah, ahli geografi dan yang lain. Sedangkan batas sebelah utara adalah pantai timur dari laut merah sampai ujung timur dari ujung-ujung Syam sekarang Yordan- dan sebagian dari wilayah irak , dan batas tidaklah masuk dalam wilayah. (khoshoisul jazirotul arobiyah)

Dan Imam Hamud bin 'Uqlaa asy-syu'aibi mengatakan:"para ulama' dan fuqoha' yang diterima pendapatnya; bahwasanya orang-orang yahudi, nasrani dan musyrik tidak boleh bertempat tinggal di jazirah arab, baik untuk selamanya atau sementara, kecuali ada sebagian ulama' yang membolehkannya selama tiga hari kalau ada dloruroh. Dan tidaklah diperkenankan orang muslim mengijinkan mereka untuk masuk dan tinggal di dalamnya berlandaskan hadits-hadits shohih dari nabi shollAllah u 'alai wasallam dan atsar-atsar yang diriwayatkan dengan benar dari para sahabat. (al-qoulul mukhtar fii hukmil isti'anah bil kuffar/ fashl hukmu iqomatul yahud wan nashoro wal musyrikin fil jazirotil harobiyyah).

[3] kesepakatan saiks beeco adalah kesepakatan rahasia pada tahun 1334 Hketika perang dunia pertama antara inggris dan prancis atas persetujuan rusia untuk memecah-belah daulah utsmaniyah dan membagi daerah-daerah yang tunduk di bawah kekuasaan Utsmaniyah yaitu suria, irak, lebanon dan paletina ke daerah-daerah yang tunduk kepada kekuasaan prancis, dan yang lainnya tunduk kepada kekuasaan inggris, dan dinamakan dengan nama tersebut karena dinisbatkan kepada pelakunya yaitu marlk saiks orang inggris dan george beeco.

[4] Syaikh Yusuf al-'airi berkata: " Sesungguhnya orang-orang kafir meskipun memutar balikkan kepada kaum muslimin dan merreka namakan perbuatan mereka dengan nama yang lain dengan keyakinan mereka, namun tetaplah bahwa perubahan nama itu tidak akan mengubah hakikat sesuatu namun Allah menampakkan dan mengeluarkan dari hati mereka permusuhan mereka terhadap orang-orang Islam dan hakikat peperangan mereka terhadap Islam, dan bahwa nama 'perang melawan teroris' atau 'keadilan tanpa batas' atau 'memerangi musuh kebebasan' atau 'penjahat' atau 'musuh kebudayaan' semua itu hanyalah penutup kedengkian salib yang tersimpan dan yang memenuhi hati mereka. Meskipun kedengkian telah memenuhi hati mereka dan satu-satunya kemauan mereka adalah merealisasikan keyakinan mereka sebagaimana yang Allah kabarkan,meskipun demikian jebollah kesabaran presiden amerika bush dan tidak mampu menyembunyikan keyakinannya, diapun menyatakan dalam konfrensi pers yang dilaksanakan pada hari ahad 16/9/2001 M, bertepatan dengan 28/6/1422 H dengan perkataannya: "This crusade, this war on terrorism, is going to take a long time". Yang artinya: " ini adalah perang salib, perang melawan teroris ini akan memakan waktu yang lama." dan contoh-contoh yang lain.. yang dimuat majalah "national review" ; "sekaran bukan waktunya untuk mencari tempat-tempat persembunyin para pelaku operasi-operasi teroris, yang bertanggung jawab terhadap semua operasi ini dan mereka adalah setiap orang yang tersenyum ketika mendengar serangan terhadap new york dan wasingthon kita harus menyerang mereka di negara-negara mereka dan membunuh para pemimpin mereka dan memaksa mereka masuk agama kristen!" (haqiqutul harbis sholibiyah al-jadidah)

[5] majalah washinthon post edisi jum'at 28/9/2001 M memuat pernyataan penguasa amerika, bahwa pemerintah saudi telah memutuskan untuk mengijinkan tentara amerika yang bertebaran di dalam negaranya termasuk angkatan udara- untuk bekerja sama dalam memerangi umat Islam di afghanistan, dan majalah itu menunjukkan bahwasanya kementrian pertahanan amerika telah kosong lantaran sikap ini dengan pertimbangan memindahkan markas komandonya negara teluk yang lain. Sebagaimana mentri luar negeri kerajaan saudi al-faishol menyatakan pada hari rabo 26/9/2001 H memuat bahwa negaranya akan melaksanakan kewajibannya dan bahwasanya 'perang melawan teroris' ini harus tidak terbatas pada penangkapan pelaku-pelaku peledakan, akan tetapi mencakup juga jaringan-jaringan bawah tanah yang membantu para teroris."

[6] dan mungkin termasuk fatwa yang paling membahayakan adalah yang dijadikan alasan untuk melaksanakan perang salib ini bahkan menyerukan umat Islam untuk membantu dalam membunuh saudara-saudara mereka umat Islam yaitu fatwa yang disebarkan oleh kementrian luar negeri amerika dalan penjelasannya yang terbit pada 19/10/2001 H dengan judul "ulama' Islam menolak seruan Bin Ladin untuk berjihad melawan amerika" yang di dalamnya disebutkan:" 6 ulama' Islam dari timur tengah dan afrika utara telah mengeluarkan fatwa pada 27 september yang mengatakan; "berlandaskan syari'at Islam perbuatan teror adalah termasuk hirobah; yaitu mengadakan peperangan melawan masyarakat."

Dan para ulama' tersebut adalah syaikh yusuf al-qordlowi seorang pembesar ulama' dan ketua majlisus sunnah was siroh di qatar, al-qodli thoriq al-basyari, wakil satu pemimpin majlisud daulah di mesir, Dr. muhammad al-'awaa, ustadz undang-undang perbandingan dan syariat di mesir, Dr. haitsam al-khoyyat, seorang ulama' di suria, as-sayyid fahmi huwaidi, seorang ulama' mesir, syaikh thoha jabir al-'ulwani, ketua al-majlisul a'la di amerika utara.." dinukil dari keterangan kementrian luar negri amerika.

Dan fatwa tersebut disebar-luaskan secara lengkap di koran "asy-syarqul ausath" tertanggal 8/10/2001 M dan diantara isinya adalah:".maka sesungguhnya kami berpendapat untuk segera memburu para pelaku kejahatan ini dan juga orang-rang yang ikut serta dalam memberikan semangat, mendanai dan memberikan bantuan kemudian menggiring mereka ke pengadilan yang adil kemudian memberikan hukuman yang sesuai dan membikin jera bagi mereka dan orang-orang yang semacam mereka yaitu orang-orang yang menghina kehidupan orang-orang yang tidak berdosa dan harta mereka dan juga orang-orang yang merampas keamanan mereka dan ini adalah kewajiban umat Islam untuk ikut serta dengan segala cara yang memungkinkan dan ringkasnya bahwasanya tidak apa-apa insya Allah bagi tentara-tentara Islam untuk bekerja sama di dalam peperangan yang mungkin terjadi melawan orang yang diperkirakan sebagai pelaku teror atau menyembunyikan para pelakunya dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berlatih dan berangkat dari negara mereka, dengan niat yang benar, sebagaimana yang kami terangkan, hal ini untuk menolak yang mungkin mereka dapatkan dalam memberikan bantuan kepada negara mereka" habis.

[7] tahun 1393 H bertepatan dengan Oktober 1973 M.

Sumber: Syekh Mujahidin Usamah bin Ladin Hafidzohullah. Tanpa Tahun. Taujihat Manhajiyah (Petunjuk Perjuangan). Jilid 2. Tanpa Tempat: Tanpa Penerbit.