بسم الله الرحمن الرحيم
Oleh Abu Rani Agung Witjaksono

Jalan ini adalah jalan yang sunyi… Maka jangan heran ketika tiba saatnya engkau menjadi orang asing diantara orang-orang yang kau pikir adalah asing sepertimu.

Semakin lama engkau tetap di jalan yang penuh berkah ini, maka semakin banyak orang yang akan memandangmu sebagai seseorang yang membingungkan mereka, karena orang yang mengejar dunia akan selalu menganggap ambisi untuk akhirat adalah perkara asing.

Jalan ini adalah jalan yang sunyi… Engkau takkan pernah bisa dipahami. Tidak oleh keluargamu, tidak pula oleh teman-temanmu. Tapi engkau harus tetap teguh, karena inilah era mereka yang tetap teguh.

Jalan ini adalah jalan yang sunyi… Karena para pecinta dunia tak ada hubungannya dengan jalan ini. Jalan yang dijauhi kebanyakan orang, karena takut kehilangan sesuatu yang sementara, dan tanpa sadar mereka telah menghancurkan kehidupannya yang kekal.

Perkara ini tidaklah dicari kecuali oleh mereka yang langka, sedikit, orang-orang diberkahi yang mencari Wajah ALLAHﷻ lebih dari apapun dibanding apa yang ditawarkan oleh dunia yang fana ini.

Engkau akan diejek, disalah-pahami, dianggap asing di tanah-airmu sendiri, dianggap asing diantara teman-temanmu dan keluargamu.

Tapi ketahuilah, duhai saudara yang kami cintai…bahwa engkau bukan satu-satunya orang yang merasakan gigitan mengejutkan dari kesendirian ini, dan bukan pula yang pertama.

Inilah jalan, dimana Rasulullāh Shallallāhu ‘Alaihi Wasallam ditolak oleh keluarga dan sukunya sendiri, jalan dimana Yusuf ‘alaihissalām dijebloskan penjara atas kejahatan yang tak pernah ia lakukan. Dan banyak lagi contoh lainnya.

Ketahuilah, duhai saudara yang kami cintai…bahwa engkau yang telah memilih jalan ini telah mengetahui segala kesulitan dan konsekuensinya, maka engkau harus menanggungnya dengan sabar dan menjalaninya dengan senyum di wajahmu. Karena inilah jalan dimana para Sahābat radhiyAllāhu ‘anhum menyerahkan hidup mereka. Inilah jalan dari hamba-hamba pilihan ALLAH yang diberkahi dan sedikit. Maka berjuanglah menjadi bagian dari mereka.

❝Jalan Kebenaran adalah kesendirian. Mereka yang melintasinya merasa kesepian, mereka tidak dikehendaki, tidak pula aspirasi mereka. Mereka berjalan tenang, dengan resolusi. Apa yang mereka cari adalah apa yang tak dihiraukan orang, karena tentang Kebenaran, kebanyakan orang selalu lengah.❞

Ibn Rajab al Hanbali [rahimahullāh]

❝Jalan ini ditaburi dengan terkoyaknya anggota badan, dialiri dengan darah, dikelilingi dengan ujian. Godaan dan fitnah menghadangmu di jalan ini. Tapi selama engkau tahu tujuanmu, dan jalan yang jelas dalam pandanganmu, lanjutkan perjalananmu tak peduli apapun yang terjadi.❞

Syāikh Abdullāh 'Azzām [rahimahullāh]

Agung Witjaksono @ Wilayah Syam
Artikel Islam.WBlog.Id